pariwisata kabupaten pasuruan

Proyek Pavingisasi Desa Rombo Wetan Amburadul

  Dibaca : 445 kali
Proyek Pavingisasi Desa Rombo Wetan Amburadul
baru dibangun jalan…
space ads post kiri

Proyek insfrastruktur pembangunan jalan pedesaan (pavingisasi) yang digalakan oleh Pemkab Pasuruan melalui Dinas Cipta PU Kabupaten Pasuruan tahun 2015 lalu, salah satunya masih menyisakan permasalahan.

Dimana proyek pavingisasi sepanjang limaratus meter yang baru berumur tak lebih dari satu bulan dan berada di Dusun Beran, Desa Oro-oro Ombo (Rombo) Wetan, Kecamatan Rembang kondisinya sangat memprihatinkan.

Menurut Juri (56) warga setempat saat ditemui Memo X, mengatakan,” waduh mas, ini proyek asal jadi,” ucapnya.

“ Jalan ini diperbaiki (dipaving) mulai akhir Desember 2015 lalu dan baru selesai sekitar satu bulanan, tapi kondisinya sudah banyak yang rusak serta badan jalannya bergelombang. Tak hanya itu saja pada kedua sisi pinggir juga rusak dan pavingnya banyak yang Hal senada juga disampaikan oleh Rochmad salah satu tokoh pemuda Dusun Beran, Desa Rombo Wetan, CV.

Kartika Santosa mengerjakan proyek senilai Rp.200juta ini tak sesuai dengan spek dan terkesan asal bangun. Hal ini diketahui dari speksifikasi paving yang dipergunakan sangat mudah pecah, semen yang digunakan untuk plengsengan jalan sepanjang limaratus meter ini tak lebih dari duapuluh lima sak dan paling ironis yakni para pekerjanya yang berasal dari warga dusun, tidak mendapatkan upah kerja. Pihak CV.Kartika Santosa langsung kabur serta tidak ada penyerahan hasil proyek ini pada pihak desa,”paparnya dengan nada ketus.

Saat hal ini dikonfirmasikan pada Misbah Kepala Dinas PU Cipta Karya Kabupaten Pasuruan, Senin(14/3),” pihaknya akan menindaklanjuti informasi atau temuan masyarakat,” tegasnya.

“ Dalam waktu dekat ini akan kami lakukan survey dilapangan, jika nantinya kondisi jalan tersebut memang tidak layak. Maka pihaknya akan memanggil rekanan yang mengerjakan proyek pavingisasi itu.

Intinya semua rekanan wajib melakukan perbaikan terhadap proyek yang telah dikerjakannya, toh semua proyek yang dikerjakan oleh rekanan tidak serta merta dibayar saat proyek terselesaikan. Dinas akan melakukan penilaian terhadap hasil kerja setiap rekanan,” pungkas Misbah.

Dari pantuan Memo X saat melihat secara langsung kondisi poros jalan utama Dusun Beran tampak banyak paving yang pecah, badan jalan bergelombang dan pada plengsengan jalan banyak yang ambrol.(mat/hen)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional