pariwisata kabupaten pasuruan

Warga Blokir Akses Jalan PT HCML

  Dibaca : 514 kali
Warga Blokir Akses Jalan PT HCML
BLOKADE: Warga yang jengkel menutup akses jalan. (ek)
space ads post kiri

* Tambak Kena Proyek, Tuntut Ganti Rugi

Jalan masuk akses ke proyek pembangunan Gas Metering Station milik HCML (Husky-Cnooc Madura Limited) di Desa Semare, Kecamatan Kraton ditutup total oleh masyarakat setempat menggunakan 2 beton sisa tiang pancang.

Akibatnya, sudah seminggu ini, aktifitas perusahaan terhenti. Dari pantauan Memo X, lokasi kegiatan HCML telihat sepi. Tak nampak satupun pekerja yang beraktifitas.

Salah satu warga Desa Semare Soleh (42) saat ditemui di lokasi mengatakan, “Sudah seminggu Mas. Sejak masyarakat memasang penghalang di lintasan masuk ke lokasi proyek, kegiatan langsung terhenti,” jelasnya.

Informasi yang dihimpun dari masyarakat, berhentinya aktifitas tersebut berawal dari tidak dipenuhinya permintaan warga atas ganti rugi tanah yang sudah digunakan oleh PT HCML sebagai jalur pipa di areal tambak milik warga Semare.

Namun dari keterangan lain bahwa PT HCML berani melaksanakan kegiatan tersebut karena ada dasar yang menguatkan bahwa tanah tersebut milik pemerintah atas nama Kemenkeu.

Sementara itu, Kapala Desa Semare H Yajid saat dikonfirmasi, menyatakan pemblokiran akses jalan itu, sepenuhnya upaya warganya untuk minta hak atas alih nama pemilik tanah yang akan digunakan untuk pemasangan pipa di areal tambaknya.

“Oleh karena itu, saya sebagai Kepala Desa berupaya agar jangan sampai terjadi chaos (kekacauan—red) di desanya,” ujarnya.

Page 1 of 212
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional