pariwisata kabupaten pasuruan

Yunia Penderita Gizi Buruk, Bukti Pasuruan Tak Maslahat

  Dibaca : 426 kali
Yunia Penderita Gizi Buruk, Bukti Pasuruan Tak Maslahat
Yunia Al Hidayah (9) saat menjalani perawatan intensif pihak RSUD Bangil
space ads post kiri

# Usia 9 Tahun Masih Harus Digendong Ibunya

Sudah tiga tahun berjalan sejak dicanangkan slogan “Pasuruan Maslahat” oleh Bupati Pasuruan periode 2013-2018 Irsyad Yusuf. Beragam penghargaan mulai dari pemerintah Propinsi Jatim dan Pusat, telah diraih Kabupaten Pasuruan ….

Bahkan sejak dipimpin Irsyad Yusuf, setiap tahun penerimaan PAD dan APBD Kabupaten Pasuruan mengalami kenaikan cukup signifikan. Bahkan pada tahun 2016 ini, APBD Kabupaten Pasuruan menembus angka Rp.3,3 milyar.

Namun pada kenyataannya slogan yang digaungkan oleh Bupati Pasuruan “Pasuruan Maslahat dan Pasuruan Gumuyu” jauh dari kenyataan. Hal ini telah dibuktikan dengan masih ada warga Kabupaten Pasuruan yang hidupnya dibawah garis kemiskinan.

Salah satu contoh terjadi di Dusun Gudang, Desa Galih, Kecamatan Pasrepan. Dimana salah satu rumah warga dusun setempat yang ditempati oleh pasutri Mohammad Yusuf dan Misnami, kondisinya sangat memprihatinkan.

Selain rumah tinggalnya yang terbuat dari gedhek (anyaman bambu-red) dan hanya berukuran tak lebih dari 3x9meter persegi. Didalamnya terdapat seorang bocah perempuan bernama Yunia Al Hidayah berumur 9 tahun mengalami gizi buruk.

Tubuh Yuni panggilan sehari-hari bocah malang ini, terlihat kurus kering dan badannya melengkung ke belakang atau dalam bahasa jawa bisa disebut ndegek .

Sehari-hari bocah malang tak bisa melakukan aktivitas apapun, kecuali tergolek lemas di dipan bambu dan jika keluar rumah harus digendong oleh orang tuanya.

Page 1 of 3123
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional