pariwisata kabupaten pasuruan

Jaksa Usut Indikasi Korupsi MAN-IC

  Dibaca : 805 kali
Jaksa Usut Indikasi Korupsi MAN-IC
Ismail Maki dan M Ridwan. (hen)
space ads post kiri

* Ketua Format Beberkan Bukti dalam BAP

Perjuangan masyarakat wilayah Pasuruan timur untuk membuka tabir molornya pembangunan Madrasah Aliyah Negeri–Insan Cendekia (MAN-IC), sepertinya terus berlanjut.

Seperti diberitakan sebelumnya, pihak dewan yang dimotori oleh 3 partai yakni Demokrat, Gerindra dan Nasdem mengusung hak interpelasi harus menelan pil pahit.

Pasalnya, dalam paripurna yang digelar Selasa (5/4) pekan lalu, ketiga partai tersebut harus menerima kekalahan mutlak dengan keputusan musyawarah mufakat menolak hak interpelasi.

Menghadapi hal tersebut, masyarakat wilayah Pasuruan timur yang tergabung dalam Forum Masyarakat Pasuruan Timur (Format) yang diwakili Ismail Maki dan M Ridwan, Senin (11/4) kembali mendatangi Kejaksaan Negeri Bangil, untuk menjalani pemeriksaan atas laporan dugaan korupsi pengadaan dan pengurukan lahan MAN-IC serta memberikan sejumlah alat bukti dugaan korupsi yang telah dilaporkan Jumat (8/4) lalu.

Seperti yang disampaikan Ismail Maki saat ditemui Memo X setelah menjalani pemeriksaan Kasi Intel Kejari Bangil, Agus Hariono, mengatakan, ”Selain menjalani BAP (Berita Acara Pemeriksaan—red) kami juga memberikan alat bukti tindak korupsi di MAN-IC,” tegasnya.

Dijelaskan, perjuangan mereka tidak akan berhenti karena ditolaknya hak interpelasi. Pengadaan lahan dan lelang pengurukan pada lahan seluas 6 hektar lebih itu, diduga ada unsur korupsi.

”Tadi kami berdua (bersama M Ridwan–red) diperiksa Kasi Intel dan tambahan data juga telah kami serahkan beliau,” ungkapnya.

Page 1 of 212
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional