pariwisata kabupaten pasuruan

Apindo & REI Gugat UU Tapera

  Dibaca : 86 kali
Apindo & REI Gugat UU Tapera
BANGUN: Salah satu pembangunan perumahan. (faj)
space ads post kiri

Undang Undang Tabungan Perumahan Rakyat (UU Tapera) menjadi pertarungan gagasan antara orang yang setuju negara memperkuat perannya dengan yang tidak menyetujuinya. Prinsip UU Tapera adalah gotong royong sebagaimana peran negara untuk merumahkan rakyatnya.

Diketahui sebelumnya, disahkannya UU Tapera dinilai memberatkan sejumlah pihak, terutama para pengusaha. Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dengan tegas menolak UU Tapera karena menambah beban iuran yang sudah ada, antara lain Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Tak hanya Apindo, Asosiasi Pengembang Real Estate Indonesia (REI), juga bersuara sama. Mereka kompak menolaknya. Bahkan, mereka akan melakukan uji materi UU Tapera di Mahkamah Konstitusi.

Menurut penjelasan yang disampaikan oleh Mukhamad Misbakhun, Selasa (5/4), backlog itu datanya (pemerintah) sudah 13,5 juta unit.

“Setiap tahun kita butuh lebih dari 800 sampai 900 ribu unit. Yang bisa bisa dipenuhi sampai saat ini 300 ribu unit per tahun. Sisanya kemana, ya di situlah peran negara lewat Tapera,”ungkapnya.

Ditambahkan, sampai saat ini masih terjadi kesenjangan ketersediaan pasokan rumah. Negara tak mungkin mengharapkan sepenuhnya swasta, tapi tetap harus dilibatkan, yang dalam hal ini lewat iuran atau pungutan untuk Tapera tersebut.

“Keberatan pihak swasta atau pengusaha, dalam hal ini yang diajukan Apindo itu kan masalah pungutan. Mereka merasa sudah terbebani banyak pungutan selama ini. Tapi kan pungutan itu tidak loss, tidak hilang,” ujarnya.

“Mereka pekerja swasta tetap bisa dapat memanfaatkannya begitu sudah memasukkan iuran, di akhir atau masa pensiunnya, atau mau dipakai renovasi. Memang, yang diutamakan untuk MBR, karena ini prinsip gotong royong. Sistem tabungannya yang kita bangun. Toh, mereka tak kehilangan investasinya,” pungkas anggota DPR RI asal Pasuruan. (faj/hen/mz)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional