pariwisata kabupaten pasuruan

2 Pekerja PT Algulindo Perdana di PHK Sepihak

  Dibaca : 525 kali
2 Pekerja PT Algulindo Perdana di PHK Sepihak
PT Agulindo Perdana. (Henry Sulfianto/ Memo X)
space ads post kiri

* Dituduh Berbuat Asusila di Pabrik, Lapor Polisi

Nasib sial menimpa 2 pekerja PT Algulindo Perdana yakni Nur Laili (31) dan Tri Yanuar Diputri (34). Pasalnya, manajemen pabrik pembuat tepung terigu yang berada di kawasan industri Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji ini, secara sepihak telah mem-PHK keduanya dengan alasan yang dibuat-buat. Seperti dikatakan oleh Nur Laili karyawati bagian penggilingan, saat ditemui Memo X Jumat(11/3) kemarin. ”Saya di PHK dengan tuduhan telah melakukan perbuatan asusila di dalam pabrik Mas,” tegasnya….

“Tentu saja saya menolak tuduhan dan PHK tersebut. Tapi penolakan yang dilakukannya tersebut tak digubris oleh Ikhsan selaku Manager HRD. Bahkan mengancam akan melaporkan perbuatan asusila yang dilakukannya itu pada pihak kepolisian,” ungkapnya.

Tuduhan itu, bermula Selasa (9/2) sore, saat jam istirahat. Dia masuk kamar mandi untuk membasuh kaki dan tangan. Tak lama berselang tiba-tiba salah satu karyawan pria bagian packing yakni Toib (35) masuk kamar mandi yang sengaja tak ditutupnya itu, Dia akan mencuci bajunya. Tentu saja, dia minta Toib keluar.

“Lapo koen mlebu nang kene. Kono metuo (kenapa kamu masuk ke sini, sudah sana keluar–red),” ujarnya saat itu. Toib menjawab, “Sepurane Laili aku gak ngerti.

Aku lho kate ngumbah klambi iki (maaf Laili saya tidak mengerti, saya akan mencuci pakaian ini–red). Kami berdua didalam kamar mandi hanya sekitar satu menitan dan itupun kejadian yang tidak disengaja,” kenangnya.

Masih menurutnya, semua alasan yang saya lontarkan pada pihak Ikhsan selaku manager HRD tak ditanggapi dan terus memaksa saya, untuk menandatangani surat PHK dan tanpa uang pesangon.

Bahkan Ikhsan juga mengatakan “kamu tidak usah mungkir lagi, semua perbuatanmu terekam CCTV dan akan dibuat bukti di kepolisian, jika kamu tidak mau di PHK”.

Perkataan tersebut dijawabnya “ silakan pak dilaporkan, meskipun pistol ditodongkan pada kepala saya, tak akan saya akui perbuatan yang tidak pernah saya lakukan,” imbuh Nur Laili menambahkan pengakuannya.

“ Saya tidak terima dan masalah ini akan saya laporkan ke Polres Pasuruan, karena telah mencoreng nama baik saya,” tandasnya menutup semuanya.

Lain halnya keterangan yang disampaikan oleh Tri Yanuar Diputra rekan kerja Nur Laili. ”Memang Ikhsan (manager HRD) selalu bikin masalah dan mengada-ada Mas,” ujarnya.

“Hampir semua karyawan yang berstatus karyawan tetap di PHK tanpa pesangon. Caranya mencari kesalahan karyawannya. Dirinya pun juga di PHK tanpa alasan yang tidak jelas. Untuk itu kami berdua sepakat akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan ke Mapolres Pasuruan,” papar Tri Yanuar Diputri.

Saat Memo X meminta konfirmasi ke pihak management PT Algulindo Perdana, satpam perusahaan tidak memperbolehkan. Hingga berita ini diturunkan tidak ada penjelasan yang didapatkan. (mat/vic)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional