pariwisata kabupaten pasuruan

Penadah Motor Curian Maksa Bocah Hohohihe

  Dibaca : 223 kali
Penadah Motor Curian Maksa Bocah Hohohihe
space ads post kiri

Sungguh apa yang dilakukan oleh Sulaiman (32) warga Dusun Sidowayah, Desa Lorokan, Kecamatan Kejayan yang bermukim di Dusun Koyoran, Desa Genengwaru, Kecamatan Rembang sangat biadab dan tak berperikemanusian.

Pasalnya pelaku ini telah memaksa Bunga (15) nama samaran, melakukan hubungan suami istri sebanyak tiga kali di pematang sawah dan di hadapan pacarnya Bunga yakni Kumbang (17) juga nama samaran.

Menurut Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Khoirul Hidayat, Selasa (23/3), ”Pelaku ditangkap warga dusun setempat pada Rabu (16/3) sekitar pukul 22.00.”

Awal mula terungkapnya perilaku biadab ini diceritakan, pada Rabu (16/3) sore Kumbang yang merupakan pacar dari Bunga meminjam sepeda motor pada pelaku, dengan alasan untuk dipakai menjemput pacarnya.

Selang beberapa jam kemudian atau sekitar pukul 21.00, pelaku mendapati Kumbang dan Bunga bermesraan di pematang sawah Dusun Koyoran, Desa Genengwaru, Kecamatan Rembang.

Pelaku yang datang sembari membawa pentungan mengancam akan melaporkan keduanya pada warga, saat Kumbang dan Bunga takut disinilah pelaku meminta agar Bunga mau melayani nafsu binatangnya dengan janji tidak dilaporkan pada warga.

”Korban yang sudah tak berdaya tersebut akhirnya memenuhi permintaan pelaku. Pelaku melakukannya di hadapan Kumbang. Pelaku juga memaksa Bunga melayaninya 3 kali,” beber Kasat Reskrim.

Masih menurut AKP Khoirul Hidayat, pada saat berikutnya kejadian tersebut diketahui oleh warga dusun setempat. Ketiganya yakni Kumbang, Bunga dan Sulaiman, dibawa ke pos kamling dusun setempat.

Dari sini perilaku bejat pelaku diketahui, beruntung pada saat itu anggota Buser Polres Pasuruan berada tak jauh dari lokasi dan berhasil mengamankan pelaku dari amuk warga serta menggelandangnya ke Mapolres Pasuruan.

Setelah dilakukan penyidikan terhadap pelaku, petugas langsung menjerat pelaku dengan pasal 81 ayat 1 dan 2 UURI No. 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak, dengan ancaman pidana penjara paling rendah lima tahun dan maksimal lima belas tahun, urai mantan Kasat Reskrim Polres Magetan menjelaskan.

Ditambahkan pula, dari hasil pengembangan penyidikan petugas, ternyata Sulaiman ini juga merupakan pelaku penadah barang curian yakni sepeda motor.

Dimana sebelumnya korban Yuliana warga Dusun Gunting, Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi melaporkan telah mengalami pencurian sepedamotor Honda Vario nopol N 4596 TAI, pada 16 Februari 2016 lalu, imbuh AKP Khoirul menutup semua keterangannya. (hen)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional