pariwisata kabupaten pasuruan

Peringatan Lurah Pandaan Tak Digubris, Warga Berang

  Dibaca : 493 kali
Peringatan Lurah Pandaan Tak Digubris, Warga Berang
SIAGA: Seorang petugas satpol pp. (hen)
space ads post kiri

* Soal Ruko di Depan Pintu Masuk Terminal

Sudah dipanggil dan diperingatkan beberapa kali oleh Kepala Kelurahan Pandaan, pemilik bangunan ruko yang berada tepat di depan pintu masuk terminal Pandaan tak juga mengubris dan masih tetap melakukan aktivitas pembangunan ruko tersebut.

Atas kejadian tersebut, Pramono selaku Kepala Kelurahan Pandaan merasa dilecehkan oleh para pekerja bangunan dan utamanya yakni pemilik bangunan, yang menurut informasi adalah seorang dokter asal Malang.

Menurut Kepala Kelurahan Pandaan Pramono, “Sepertinya pemilik bangunan ini mentang-mentang, Mas,” ujarnya. “ Bagaimana tidak, kami sudah beberapa kali memperingatkan dan memanggil pemilik atau penanggung jawab proyek ruko tersebut tapi tak pernah sekalipun datang .

Proyek pembangunan ruko ini tidak memiliki ijin mendirikan bangunan atau IMB dan tak pernah sekalipun mengurusnya pada pihak Kelurahan. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Kecamatan maupun Satpol PP Kabupaten Pasuruan, untuk segera mengambil tindakan tegas,” ungkapnya.

Lain halnya penyampaian yang diberikan oleh salah satu pekerja proyek yang tak mau mneyebutkan namanya ssat dikonfirmasi, mengatakan,” ngawur itu pak lurah itu, bangunan ini sudah ada ijinnya. Pemiliknya sudah mengurus semua ijin,” ucapnya.

“Jika bangunan ini disegel, dihentikan atau dirobohkan maka pemiliknya kan menempuh jalur hukum. Ini bangunan milik salah satu orang kuat dan berduit, Mas,” tandasnya salah satu pekerja sembari pergi meninggalkan awak media Memo X.

Sementara dari data yang berhasil dihimpun Memo X, keberadaan bangunan ruko tersebut sesuai data pada kantor Kelurahan dan Kecamatan Pandaan. Tidak ada laporan atau ijin yang diurus oleh pemilik bangunan.

Hampir 80% pemilik tanah dan bangunan yang berada di sepanjang jalan raya tersebut adalah milik “ orang besar dan kuat” baik di posisi pemerintahan maupun aparatur TNI-Polri. Sehingga banyak pemilik tanah yang membangun dengan seenaknya sendiri.

Dilain tempat seperti yang disampaikan oleh salah satu pemerhati sosial yaitu Muhammad Yasin, kejadian ini sangat mencederai nilai god goverment yang dijalankan pemerintah saat ini,” ucapnya.

“Seharusnya pihak pemangku pemerintahan Kelurahan dan Kecamatan Pandaan, langsung bertindak tegas atas hal tersebut. Jangan ada rasa takut atau ewuh pakewuh atas pemili tanah dan bangunan yang tak berijin, yang nota benenya “orang kuat”.

Saat ini mengatasnamankan diri sebagai “orang kuat” sudah tidak jamannya lagi. Semua orang harus taat terhadap aturan yang dibuat oleh negara. Jika memang bangunan tersebut masuk dalam kategori bangunan liar, maka pihak instansi terkait wajib menghentikan atau merobohkannya.

Kami warga Kabupaten Pasuruan khususnya Pandaan, akan siap membantu jika pihak pemangku pemerintahan Pandaan dilecehkan oleh “orang kuat” asal Malang tersebut,” ungkap Yasin. (mat/hen)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional