pariwisata kabupaten pasuruan

Diterima Kerja Syaratnya Layani Nafsu Manager

  Dibaca : 627 kali
Diterima Kerja Syaratnya Layani  Nafsu Manager
PT Aneka Tuna Indonesia (ATI) gempol
space ads post kiri

Sungguh tak berperikemanuasian yang diduga dilakukan oleh salah satu manager pada PT Aneka Tuna Indonesia (ATI), yang berkedudukan di Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol atau tepatnya di jalan raya Surabaya-Malang km 38. Pasalnya pencari kerja khususnya dari kaum hawa yang mengajukan permohonan kerja di pabrik pengalengan ikan tuna ini, harus mau melayani nafsu binatang “sang manager”. Tentunya setelah melayani nafsu binatang “sang manager” si pelamar langsung diterima sebagai karyawati pabrik tersebut …..

Seperti yang dialami oleh Putri (20) bukan nama sebenarnya, dirinya saat itu mengajukan lamaran pekerjaan di PT ATI medio Februari 2016 lalu, melalui seorang teman lelaki yang telah bekerja di pabrik tersebut.

Setelah lamaran dimasukan dan ditunggu selama satu bulan berikutnya, ia mendapat kabar dari temannya tersebut bahwa dirinya akan diterima dibagian administrasi. Namun ada syarat yang harus dipenuhi yakni menemani tidur salah satu manager.

“Saya bisa diterima asal harus menemani tidur manager di salah satu vila yang berada di kawasan Tretes,” akunya.

Ditambahkan, otomatis persyaratan itu tidak saya penuhi, dan saat itu dirinya juga menanyakan apakah syarat itu menjadi kewajiban sebagai karyawan baru ?

Oleh teman lelakinya tersebut dijawab, “ ya kalau tidak mau gak apa-apa, kok “ jawabnya saat itu,” ungkap Putri.

Lain halnya pengakuan Bunga (19) dia juga mengalami hal serupa saat mengajukan permohonan pekerjaan di cabang PT Ati di Pandaan. ”Mosok kate kerjo ae dikongkon kelon karo managere (masak mau diterima kerja harus tidur sama managernya–red),” katanya.

Dari penelusuran dan data yang berhasil dihimpun Memo X dari sejumlah karyawan PT ATI yang berada di Gempol dan Pandaan, setidaknya ada dua oknum manager yang memang suka dengan karyawati yang masih berusia belia dan belum menikah.

Bahkan ada yang sampai di beri fasilitas rumah kos dan diberikan segala kebutuhan hidupnya, karena telah melayani “sang manager”.

Tak hanya itu saja menurut beberapa karyawati pabrik setempat, tersebar isu adanya salah satu mandor yang menjadi anak emas perusahaan.

Mandor tersebut pernah dikirim ke Jepang dan sering melayani manager PT.ATI Gempol dan manager asal Jepang. Namun demikian saat ditanyakan dan ditelusuri siapa adanya “sang mandor” yang menjadi anak emas perusahaan, beberapa karyawati enggan menunjukan “sang mandor” tersebut.

Cerita manager PT.ATI meminta upeti tubuh sintal perawan juga beredar di dunia maya melalui akun face book Lowongan Kerja Pasuruan.

Memo X mencoba menanyakan kebenaran berita yang beredar tersebut pada pihak manangement PT ATI Gempol, Minggu (20/3).

Petugas Satpam pabrik setempat tak mengetahui hal tersebut dan menyuruh Senin (hari ini–red) menanyakan langsung pada pihak pimpinan.

“Sepertinya berita tersebut tidak benar dan hanya kabar burung semata, Mas,” ucap petugas security. (mat/hen)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional