pariwisata kabupaten pasuruan

Warga Bantaran Sungai Kambengan Cemas

  Dibaca : 363 kali
Warga Bantaran Sungai Kambengan Cemas
space ads post kiri

* Terkait Plengsengan Ambrol Yang Belum Dibenahi

Belasan warga yang rumahnya berada di sekitar bantaran sungai kambengan yang berada di Desa Carat, Kecamatan Gempol beberapa hari belakangan ini menjadi was-was. Ini setelah plengsengan sungai kambengan sepanjang seratus meter, ambrol akibat diterjang derasnya arus sungai.

Seperti yang dituturkan oleh Rohman selaku Kepala Desa Carat, saat ditemui Memo X. ”kami minta agar plengsengan yang ambrol tersebut segera mendapat perhatian dari pemerintah,” tuturnya.

“Seperti yang telah diketahui plengsengan dan tanggul sungai kambengan yang ambrol tersebut hanya berjarak tak lebih dari dua meter dari rumah warga. Bahkan , jalan kampung setempat pada sisi utara, selatan dan barat telah pula longsor. Pun juga pondasi jembatan carat sisi selatan juga tergerus air banjir.

Kami sudah melaporkan hal tersebut melalui Camat Gempol dan telah diteruskan pada Dinas Pengairan Pemprov Jatim dan Balai Besar Wilayah Brantas.

Namun, hingga saat ini tidak ada pengerjaan dari instansi tersebut. Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan pemerintah desa Carat dan masyarakat setempat telah melakukan penanggulan seadanya. Dilokasi tersebut ada sekitar seratus kepala keluarga,” beber Rohman Kades Carat, Rabu(16/3) diruang kerjanya.

Sementara itu Ibnu Hasan (40) salah satu warga setempat mengatakan, ”Waduh mas, kami sangat kawatir dan minta pemerintah segera melakukan perbaikan atas tanggul ini,” tukasnya.

Ditambahkan, setiap mendung pekat terlihat di wilayah selatan, warga sangat was-was. Hal ini dikarenakan jika banjir lagi, secara otomatis plengsengan dan tanggul sungai akan kembali tergerus serta longsor lagi. Padahal saat ini plengsengan yang tersisa hanya berjarak sekitar dua meter saja.

“Jika hal ini terus dibiarkan dan tidak ada tindakan yang dilakukan, maka sama saja akan membunuh warga disini. Ataukah menuggu korban jika ada, baru dilakukan perbaikan,” tandas Ibnu.

Dari pantuan Memo X saat melihat secara langsung kondisi, terlihat secara kasat mata bekas longsoran plengsengan dan tanggul sungai yang mengangga akibat tergerus banjir. Disekitar bantaran sungai penduduk hanya menumpuk karung plastik berisi sirtu. (nam/hen)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional