pariwisata kabupaten pasuruan

RSUD Bangil Punya Salon Gigi

  Dibaca : 408 kali
RSUD Bangil Punya Salon Gigi
space ads post kiri

Pihak RSUD Bangil dibawah kepemimpinan Dr.Agung Basuki tak henti-hentinya melakukan inovasi dalam hal pelayanan kesehatan.

Sebelumnya telah diresmikan pelayanan kesehatan bagi para penderita HIV-AIDS yakni Odha Link, petugas pemandu pasien, pusat pelayanan satu atap penyakit jantung dan paru.

Kali ini RSUD Bangil kembali menghadirkan pelayanan kesehatan yaitu “Salon Gigi. Orang yang kurang percaya diri dengan struktur giginya yang tidak teratur, dapat dilakukan perawatan giginya sehingga orang tersebut bisa tampil percaya diri.

Seperti layaknya salon kecantikan profesional yang ada, poli gigi di RSUD Bangil juga memiliki tenaga designer untuk para pasien melakukan konsultasi, sebelum dilakukan perawatan.

Menurut Humas RSUD Bangil Dr. Ghozali saat ditemui sejumlah awak media, Senin (15/3) mengatakan, “Poli gigi ini sejati sudah ada, namun tuntutan yang ada saat ini serta menuju pelayanan bertaraf internasional, kami berinovasi membuka “salon gigi”,” terangnya.

Dijelaskannya, dalam layanan ini, pihaknya memiliki Drg. Trio seorang dokter gigi yang ahli dalam ourtodonti. Sebelum pasien dilakukan perawatan, terlebih dahulu berkonsultasi membentuk gigi dan gusinya. Hal ini dilakukan agar keinginan si pasien dapat dipenuhi dan hasilnya bisa membuat si pasien merasa terpuaskan.

Jenis perawatan di poli gigi atau salon gigi ini ada beragam macamnya, salah satunya yakni merapikan susunan gigi dan mengatur gusi.

Perawatan ini butuh waktu lama dan kontinue, perawatan ini tergantung pada kondisi kerusakan gigi yang ada. Sedangkan biaya perawatannya pun beragam mulai dari yang murah sampai mahal.

“Sementara itu jenis perawatan ini belum dijamin oleh BPJS, karena tergolong perawatan kosmetik,” beber Dr. Ghozali.

Masih menurutnya, dengan dibukanya poli gigi atau salon gigi ini, setidaknya dapat membantu masyarakat Pasuruan melakukan perawatan gigi tidak keluar Pasuruan.

Seperti contoh yang barusan terjadi, salah satu siswa SMA di Bangil ingin ikut pendaftaran sebagai taruna AKABRI. Namun salah satu syarat yaitu susunan gigi tidak berjelal, nyakil dan gingsul.

“Ia akhirnya dibawa oleh orangtuanya kesini, alhamdulilah setelah dilakukan perawatan gigi secara kontinue. Struktur giginya dapat ditata rapi dan sesuai dengan struktur gusi maupun wajahnya,” pungkas Humas RSUD Bangil ini.

Dari pantuan Memo X, setelah diresmikan oleh Dr.Agung Basuki selaku Direktur RSUD, beberapa waktu lalu, setidaknya sudah ada puluhan pasien yang melakukan melakukan perawatan di “Salon Gigi” RSUD Bangil tersebut. (mat/hen)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional